This love


Meskipun aku diam tenang bagai ikan,tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan”

-Jalaluddin Rumi-

Begitulah ungkap pujangga muslim bernama rumi itu !

Aku hanya berpura – pura menutupi semua pemandangan menyedihkan yang kumiliki
Terlebih lagi ketika kuingat tentang impian,cinta dan kehidupan ku kini

Diam ku mungkin tak bisa merubah semua,tapi diam ku hanyalah untuk mereda luka

Tak ingin ku mencampur baur semua perasaan gundah dan gelisah yang sering kuterima
Tak mau ku tunjukkan semua luka yang menganga

Aku hanya perlu tersenyum dan berkata “aku baik baik saja” agar engkau senantiasa bahagia
Walau hati ini terkadang merasa hancur dan ingin melebur.. kuikat erat jiwa ini dalam bayangan yang tak mungkin hancur
Seperti ombak lautan yang menggerus habis pasir pantai
Dan kemudian membawanya kembali dengan begitu santai
Mengikis perlahan karang yang menegak di tengah samudra
Meski entah berapa tahun lamanya

Kutulis semua puisi rinduku padamu
Sebagai ungkapan hatiku yang tengah manantimu
Gelisah akan kedatanganmu
Meski aku tak pernah tahu akan waktu yang sedang menemaniku
Mata ini diam menatap arah yang sama
Tapi jiwa ini hendak berlari entah kemana
Ia risau akan penantiannya
Mencari cari serpihan karang yang hilang
Dalam jutaan buih air di lautan

Aku.. kau dan semua kenangan kita
Ataukah aku yang hanya masih membangun masa
Mengingat masa lalu yang sebenarnya tak pernah ada
Dan hati ini terus merasa kau bukanlah sesuatu yang maya..Sesuatu yang benar benar nyata adanya

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s