Archive for October, 2016

Dengan tangan yang menahan sakit

Kucurahkan semua perasaan dalam hatiku pada lembaran kertas usangku

Meski tulisan kubtak begitu indah dan mudah tuk di eja

Tapi ketahuilah…

Perasaan legaku saat mencurahkan semua hal yang ada dalam hatiku menghapuskan rasa sakitku

Dengan tangan yang terluka ini

Aku kembali membuka memori lamaku 

Kenangan yang penuh perjuangan yang takkan terlupakan

Semua begitu membanggakan kala aku mampu menghadapi semua kesulitanku

Kenangan itu kan jadi pengingatku

Ia kan jadi penyemangatku dalam keletihanku

Oh sang angin malam 

Berhembuslah lembut malam ini dalam panas udara yang menyesakkan

Karna aku tahu tiap-tiap belai lembut sapaan mu adalah tanda kau sedang menemaniku

Menemani hati yang mulai tertantang dalam imaginasi

Menyelesaikan misi teka-teki yang mengoyak pikiran dan jiwa

Wahai sang langit malam

Aku tahu kegelapan telah menjadi warna mu

Akan tetapi …

Terkadang kau tunjukkan apa itu hiasan sang permadani malam

Yang berkilauan dan terang benderang

Membakar semua kegelisahan dan mengubahnya menjadi ketenangan

Aku tahu kau bersamaku

Dalam tiap-tiap puisi malam ku

Asaku masih tergantung dalam renungan di tiap lelah ku

Melambai lambai seakan mengatakan “Kapan kau menjemputku?”

Sedang diriku hanya terdiam bersama ketidaktahuanku

Mungkin bila aku masih mengambil jalan ku yang dulu aku masih mampu

Berani dan bebas mengambil pilihan

Hanya saja aku selalu sadar

Bahwasanya hidup itu bukan hanya untuk bersenang-senang

Bukan berarti aku sudah terputus dengan angan ku

Namun…aku hanya membatasi tindakan ku

Tindakan yang mungkin membawa ku ke lembah dosa lagi

Entan sudah berapa banyak kesalahan ku dimasa lalu

Aku begitu ingin menebusnya

Tak peduli seberapa berat kini penderitaan ku

Yang kumau Allah bersedia memaafkan diriku

Aku hanya seonggok batu kecil

Terdiam diantara bongkahan karang

Tak kuat bila diterpa ombak lautan

Tapi aku percaya bahwa rencana Allah adalah alasan akan semua keadaan

Aku masih mengharap akan mimpiku

Meski dengan cara yang lain yang mungkin begitu lama

Tapi setidaknya aku tak lagi melupakan sang Pencipta

Karna hidup itu perlu akan Ridho Nya

Bukan hanya menggapai asa semata

Karna hidup harus diimbangi dengan ibadah terhadap Nya

Karna sesungguhnya

Yang Allah SWT nilai adalah bagimana prosesnya 

Bukan hanya hasil saja

Maka akan sia-sia saja jika semua yang didapatkan tak pernah ada kata untukmu ya Rabb

Pengibaratan dengan asa ini

Menjadi ungkapan hati yang telah memohon ampun akan kesalahan diri

Semoga Sang Pencipta mau menerima ibadah dan amalan kita
By : Umi Nursalasa

PUISI DALAM DOA KU

Posted: October 29, 2016 in All Words
Tags: , , , , , , ,

Di tiap tiap hembus nafas dari tubuhku

Tak urung aku lepas dari pengawasan Mu

Disetiap langkah kaki dijalan yg kutuju

Tak pernah kabur dari takdir Mu

Aku sendirian

Di dunia yang kelam dan penuh kekejian

Aku sendirian

Berjuang membangun iman yang menguatkan

Karna bila mati pun aku kan tetap sendirian

Sendiri mempertanggung jawabkan semua apa yang telah ku kerjakan

Sendiri menerima balasan dari Allah Yang Maha Agung

Lalu ..mengapa diriku masih saja peduli terhadap orang lain ?

Mengapa aku masih bingung akan akhir cerita dari orang lain ?

Ya Rabb ku

Bilasaja amal ku masih penuh cacat

Ibadah ku masih penuh dengan penyakit

Aku mohon Engkau mau menyembuhkan ku

Kiranya hatiku masih penuh dengan penyakit

Kiranya hatiku sudah tak bisa merasakan kepedihan dan kebaikan

Maka aku mohon

Gantikan hati ini 

Biarkan aku berusaha menyempurnakan taqwa ku

Izinkan aku meninggikan iman ku

Ya Allah Ya Tuhan ku

Aku hanyalah ciptaan Mu yang bgitu kecil dan tak kuasa atas apapun

Tubuh ini Milik Mu

Jiwa ini Milik Mu

Lalu pada siapa lagi aku memohon dan meminta kecuali kepada Mu

Engkau lah Tuhan di atas Segala-galanya

Engkau lah Dzat yang memiliki segalanya

Izinkan aku memperbaiki iman dan akhlak ku

Izinkan aku berhijrah menuju jalan Mu

Karena diri ini ingin sekali menapaki surga surga yang telah kau sediakan

Kiranya Engkau mau mendengar doa-doa ku

Kumohon .. kabulkan lah 

Agar menjadi pelita dalam hidupku 
By : Umi nursalasa

Hiruk pikuk siang ini membuatku penat

Lelah dengan segala keadaan

Tapi tak pernah membuatku lelah akan doa dan syukur ku pada Yang Maha Kuasa

Meski begitu banyak cobaan dan rintangan yang berkali kali mencoba menghancurkan rintisan iman

Namun dengan sepenuh dan segigih mungkin aku menjaganya

Ya Rabb ku

Sungguh..kasih Mu begitu luar biasa padaku

Kemurahan Mu begitu melimpah kepadaku

Bahkan kenikmatan dari Mu tak bisa ku uraikan satu persatu

Sejuta syukur ku mungkin masih belum cukup untuk memuja kepada Mu

Ya Rabb

Rizki dan kasih Mu selalu melimpah padaku

Sedang diriku masihlah mencoba hijrah dari kegelapan

Harus bagaimana aku berucap kecuali kalimah hamdalah

Tiada pernah putus kasih sayang My kepadaku

Ya Rabb ku Allah Semesta alam

Kiranya dosaku masih lah begitu banyak

Dan amalan serta ibadah ku belumlah sempurna

Ampuni lah segala khilaf ini

Hati ini benar – benar selalu merindukan Engkau

Menyadari kehampaan tanpa adanya kalimah akan ayat ayat suci Mu

Semoga keselamatan dan kebahagiaan tetap dijunjungkan kepada Rasul Pangeran ku

Ya Muhammad SAW

Bilasaja aku mampu memimpikanmu dalam tidurku

Ingin begitu banyak kata yang ingin kubicarakan

Entah apa saja itu

Sungguhlah kami memohon akan syafaat mu

Ya Rabb ku

Aku hanya mampu menulis kilah tulisan ungkapan hatiku

Sebisanya aku merangkai kata tak bisa seindah ayat-ayat Mu yang tiada duanya

Kumohon…

Izinkanlah aku berhijrah menuju cahaya tempat dimana sang Rasul berada 
By : Umi Nursalasa 

Missing

Posted: October 27, 2016 in All Words
Tags: , , , , , ,

​Malam telah berganti arah

Ia tak lagi hangat seperti dulu

Tapi ia tetaplah sama seperti dulu

Gelap .. tapi bayangannya menenangkan hatiku

Karna dengan adanya malam

Aku mampu beristirahat dari segala keletihan ku

Mengungkap semua keluh kesahku tanpa ada seorang pun yang tahu
Bila angin malam tak lagi menyapa lembut seperti dulu

Tidak lah masalah bagiku karna ia masih memperdulikanku

Menemani sepi dan hampa malam malam ku

Dan ketika saat langit malam mulai merubah warna gelap berhias bintangnya menjadi gelap gulita tanpa cahaya

Tak apa.. karna lentera kecil ini masih menyala 
Yang aku ingat saat ini hanyalah bagaimana caranya menjaga kedua malaikat penjagaku

Yang sedari kecil terus menyayangiku tanpa letih sedikitpun

Hingga bahkan aku dewasa dan belum bisa bahagiakan mereka
Aku hanya mampu berdoa 

Semoga kelak jika tangis mu karna masih mencoba melindungiku 

Dengan segenap kekuatan mu yang semakin ringkih

Aku hanya bisa memohon pada Yang Maha Kuasa agar buliran bening di pipi itu kelak kan menjadi sungai yang jernih dan mengalir indah di Surga nanti

Wahai sang pemilik malam 

Kiranya hatiku rindu akan kedua malaikat itu

Izinkan para angin malam menyampaikan rindu jiwaku

Menepis rasa sepi yang tak bertepi itu 

Membuangnya jauh hingga tak teringat bahkan oleh waktu 
By : Umi nursalasa 

If i feel love u

Posted: October 19, 2016 in All Words

Terkadang mereka mengatakan kalau cinta itu anugerah yang maha kuasa

Pemberian yang Maha Kuasa yg harus dijaga sebaik mungkin

Sebisa mungkin dan sesuci mungkin 

Alangkah indahnya jika hakekat yg demikian itu bermekaran indah di era yang sekarang

Sayang seribu sayang

Tak seperti yang ada dalam angan

Tak seperti yang ada dalam harapan

Tak seperti apa yang diinginkan

Dimana kalian menginginkan sebuah ikatan menjelang pernikahan 

Yang kalian jumpai hanya sebuah kasus kesengajaan dan keteledoran

Ya Rabbi

Akankah orang seperti diriku ini menjumpai cinta yg demikian suci

Yg menjadi petunjuk menuju jalan Ranah surgawi

Yang menjadi panutan di jalan Illahi

Ya Allah yang Maha kuasa

Jikasaja diri ini masih sibuk menyendiri

Akan ada orang seperti ku 

Yg merubah dirinya demi Rahmat Mu

Yang mencintai ku karena Mencintai mu

Dan bila itu sungguh hanya sebatas Mimpi di musim panas 

Maka jadikan ia sebuah cerita dalam lembaran kertas 

Yang ditulis pena hitam dengan bulu angsa

Tercatat rapi dan abadi

Mengharap penuh doa kan jadi cerita di kemudian hari 

ctionnever-forget-you

Hi, im back again..

Altough my story not beautiful, i’ll always write  try in everything. Cause my bias say “Dont give up in your Dream”
Typo is art ^Q^

Cast     :

  1. Kang so in
  2. Jung chan woo
  3. Song yun hyeong
  4. Kim Hanbin
  5. Kim Jinhwan
  6. Kim Donghyuk
  7. Koo junhoe

“Annyeong haseyo, Kang so in imnida. Aku harap kalian mau berteman denganku “ so in memperkenalkan dirinya dikelas itu yang disambut tepuk tangan anak – anak.

Seorang siswa mengacungkan tangannya “ kau benar menang olimpiade sains itu ?” Tanya seorang siswa pria berambut pirang.

So in tersenyum malu “nde majjayo !”

“wahhh daebak”

“nah so in , kau boleh duduk didepan sini “ minjung seonsangnim memberitahu.

“sem, boleh aku minta duduk di baris kedua saja ?” pinta so in

“wae? Kau akan kesulitan belajar jika kau dibelakang, anak – anak di kelas ini beda dari yang lain” jelas sem

So in tersenyum “ Annida,aku ingin duduk di samping yunhyeong dan hanbin saja “ jelas so in membuat kedua pria yang disebutnya itu menepuk jidat masing – masing.

“kau mengenalnya ?” Tanya seonsangnim. Siswa lain pun penasaran. Termasuk chan woo.

So in terseyum  “kami sudah kenal sejak kami lahir “ jelas so in menambah ketidak percayaan siswa siswi dikelas itu.

“heol !” kejut seorang siswi. (more…)

LINK

Posted: October 12, 2016 in All Words

google-site-verification: google5b0f77912985a059.html