BERSAMA ASA


Asaku masih tergantung dalam renungan di tiap lelah ku

Melambai lambai seakan mengatakan “Kapan kau menjemputku?”

Sedang diriku hanya terdiam bersama ketidaktahuanku

Mungkin bila aku masih mengambil jalan ku yang dulu aku masih mampu

Berani dan bebas mengambil pilihan

Hanya saja aku selalu sadar

Bahwasanya hidup itu bukan hanya untuk bersenang-senang

Bukan berarti aku sudah terputus dengan angan ku

Namun…aku hanya membatasi tindakan ku

Tindakan yang mungkin membawa ku ke lembah dosa lagi

Entan sudah berapa banyak kesalahan ku dimasa lalu

Aku begitu ingin menebusnya

Tak peduli seberapa berat kini penderitaan ku

Yang kumau Allah bersedia memaafkan diriku

Aku hanya seonggok batu kecil

Terdiam diantara bongkahan karang

Tak kuat bila diterpa ombak lautan

Tapi aku percaya bahwa rencana Allah adalah alasan akan semua keadaan

Aku masih mengharap akan mimpiku

Meski dengan cara yang lain yang mungkin begitu lama

Tapi setidaknya aku tak lagi melupakan sang Pencipta

Karna hidup itu perlu akan Ridho Nya

Bukan hanya menggapai asa semata

Karna hidup harus diimbangi dengan ibadah terhadap Nya

Karna sesungguhnya

Yang Allah SWT nilai adalah bagimana prosesnya 

Bukan hanya hasil saja

Maka akan sia-sia saja jika semua yang didapatkan tak pernah ada kata untukmu ya Rabb

Pengibaratan dengan asa ini

Menjadi ungkapan hati yang telah memohon ampun akan kesalahan diri

Semoga Sang Pencipta mau menerima ibadah dan amalan kita
By : Umi Nursalasa

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s