My word


Tatkala pagi merengkuh hitamnya pekat  malam

Kegelapan itu pun mulai pudar

Berganti menjadi sebuah awal yang mendebarkan

Berjuang bersama dengan gumpalan gumpalan awan

Malam memang sudah berlalu

Tapi seolah – olah rasa penatku belumlah sembuh 

Dan masih berharap akan ada peluang waktu untuk menyembuhkan lelah ku

Namun demikian

Aku tersadar … bahwasanya dari lelah ku aku tahu bagaimana sifat asli diriku

Menyikapi semua tantangan dengan hati kecilku

Aku bangga

Aku senang

Aku bahagia 

Begitu banyak limpahan Rahmat Nya yang diberikan

Bukti bahwa Dia selalu mencintaiku

Oh Tuhan ku Dzat Yang Maha Segalanya

Engkau begitu Agung dan luar biasa

Kasih sayang Mu kepada hamba tak pernah terputus walau kami masih sering berbuat dosa

Ya Rahman Ya Rahim

Bila saja kutuliskan sejuta puisi untuk Mu

Rasanya tak pernah bisa seindah takdir yang Kau tuliskan untukku

Terima kasih atas segalanya

Segala yang ku tulis ataupun yang kuucapkan tak pernah bisa sebanding dengan apa yang Kau berikan

Semoga malam ini menjadi pengisi rindu ku terhadap Mu

Mengobati hati yang masih belum bisa mendekat pada Mu

Semoga kelak Engkau mau menerima ibadahku

Mengampuni dosa – dosaku

Mengizinkan ku tuk melangkah menuju surga Mu
By : Umi Nursalasa

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s