My Village ..


senja datang padaku

memberitahu ku bahwasanya sinar matahri mulai menghilang

kuhembusnkan nafas penat ini

berfikir

akankah aku bisa mengabaikan semua perasaan ini

cinda datang begitu sajatanpa peduli dengan keadaan hatiku

dan karena kedatangan itu

aku membenci semua perasaan ini

ku coba mengabaikan semua

meski sejenak

nyatanya durinnya begitu tajam

kau tahu, aku hampir putus asa melepasnya

semilir angin ini menyadarkanku

menngingatkan semua pemikiranku

andai jika aku tak menggubrisnya

semua akan baik – baik saja

tanpa bagaimana bisa

Tuhan menanugerahkan kebahagiaan pada hamba Nya

Mana mungkin aku lupa dan mengacuhkan Nya

sungguh, jika saja sekkali kali aku lupa

mungkin hidup ku sudah tak ada arti lagi

ku lihat jalanan senja disekliling ini

bukannnya sepi

namun bertambah ramai

inilah kota

berbeda dengan deas

yang pabila petang mulai menyandera

semua kesenyian akan menyambutnyatapi ketahuilah

disanalah kita bisa menjadi diri kita

menjadi diri kita sendiri

menjadi sosok yang sama saat kita kecil

menjadi siapa yang menyebutmu dengan sebuah nama

 

 

by : Umi Nursalasa

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s