About us

Kau tahu rasanya lama tidak berpuisi dengan kalima indah ?

Tentu saja rasanya gelisah. bagaimana tidak, semula aku bisa menulis ribuan kata dengan konotasi mengagumkan, namun sekarang. jangankan ribuan, satu kata indah dengan arti saja akku sudah susah

oh tidak !ini mungkin salahku terlalu larut dalam kenikmatan melihat saja tanpa mencermati kata – kata

Aku terlupa dengan jutaan kata yang menanti tuk digunakan

Continue reading About us

Advertisements

Surat pagi hari

​Sebuah pagi

Sebuah waktu yang menyejukkan hati

Membangunkan jiwa – jiwa yang masih terperosok dalam mimpi

Memberitahu

Bahwa ini hal yang patut di syukuri

Kulihat embun-embun masih begitu beningnya di dedaunan 

Bersama hangat sinar mentari 

Menatap dunia yg masih sepi

Tuhan begitu baik

Menyajikan sebuah lukisan yang begitu agung

Melukis angkasa yang begitu indah

Dan menganugerahkan semua pada makhluk-Nya 

-Umi Nursalasa- 

The Twilight

Senja mengukir gambaran yang begitu indah

Antara senyum dan juga tangisan

Aku tak bisa memilih salah satunya

karna tanpa tangisan

aku tak mampu melepas penat hati

dan jika tanpa sesnyuman

mungkin aku hampir mati

bisakah tulisan ini aku transformasikan

menjadi sebuah warna yang menghias awan

yang putihnnya begitu suci

menghias pemandangan langit di senja ini

 

By : Umi Nursalasa

 

 

 

Because Maybe

Oh hello

Good morning to everyone on this world haha 😂

This tuesday i’m on free

So i think it’s better to write somethin

But,i don’t have a good idea to tell

You know why  ? 

Cause maybe my heart was empty

I want to love someone

I want to hate 

I want feel anything 

But why i can’t ?

I think i’m in love with him

For the first time i see his smile

His voice 

All of him

Sometime i wish that we could be a couple

Enjoying the time together

In everywhere

Give a lot of love to each other

But in reality that so impossible

Cause maybe just me someone who fall in love

Not you 

I must treat my heart again

If i always like this

Maybe i’ll get hurt on this life until whenever 
By: Umi Nursalasa 

Kamu dalam Petang ku

Disini

Cukup hanya dari sini aku memandangmu

Memendam perasaan tanpa nama yang menggangguku

Memendam rasa sepi yang masih mengoyak hatiku

Semendung inikah 

Sehebat inikah perasaan hancur itu

Mengapa tiap – tiap sentuhannya terasa menyakitkan bagiku

Kupandangi wajah dunia diluar sana

Siapa yang tahu aku menatapnya sekejap saja

melihat

Bagaimana rupa keadaan yang masih terasa mengikat jiwa

Titisan air ini menyejukkan senjaku

Menutup lubang lubang yang kosong karena kekeringan

Pelampiasan

Dari rasa kecewa nya akan keadaan

Bagaimanapun juga memang itu yang harus disyukuri

Keletihan yang tak lagi bisa dibayangkan

Namun hanya bisa dirasakan

Meskipun mendung ini membuat langkahku berhenti

tapi tak selamanya

aku yakin aku mampu berdir

Bersamamu

Dalam jalan menuju terang

mengambil lentera yang sudah disiapkan 

Membabat habis semua semak yang mengganggu jalanan

Menjadikan nya sebuah taman yang penuh cerita

Layaknya di fairy tail

Bisakah ku tulis ulang semua

Dalam catatan ku 
By : Umi Nursalasa 

Sebaris tulisan untuk pengisi hati ku 

Hiruk pikuk siang ini membuatku penat

Lelah dengan segala keadaan

Tapi tak pernah membuatku lelah akan doa dan syukur ku pada Yang Maha Kuasa

Meski begitu banyak cobaan dan rintangan yang berkali kali mencoba menghancurkan rintisan iman

Namun dengan sepenuh dan segigih mungkin aku menjaganya

Ya Rabb ku

Sungguh..kasih Mu begitu luar biasa padaku

Kemurahan Mu begitu melimpah kepadaku

Bahkan kenikmatan dari Mu tak bisa ku uraikan satu persatu

Sejuta syukur ku mungkin masih belum cukup untuk memuja kepada Mu

Ya Rabb

Rizki dan kasih Mu selalu melimpah padaku

Sedang diriku masihlah mencoba hijrah dari kegelapan

Harus bagaimana aku berucap kecuali kalimah hamdalah

Tiada pernah putus kasih sayang My kepadaku

Ya Rabb ku Allah Semesta alam

Kiranya dosaku masih lah begitu banyak

Dan amalan serta ibadah ku belumlah sempurna

Ampuni lah segala khilaf ini

Hati ini benar – benar selalu merindukan Engkau

Menyadari kehampaan tanpa adanya kalimah akan ayat ayat suci Mu

Semoga keselamatan dan kebahagiaan tetap dijunjungkan kepada Rasul Pangeran ku

Ya Muhammad SAW

Bilasaja aku mampu memimpikanmu dalam tidurku

Ingin begitu banyak kata yang ingin kubicarakan

Entah apa saja itu

Sungguhlah kami memohon akan syafaat mu

Ya Rabb ku

Aku hanya mampu menulis kilah tulisan ungkapan hatiku

Sebisanya aku merangkai kata tak bisa seindah ayat-ayat Mu yang tiada duanya

Kumohon…

Izinkanlah aku berhijrah menuju cahaya tempat dimana sang Rasul berada 
By : Umi Nursalasa 

This love

Meskipun aku diam tenang bagai ikan,tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan”

-Jalaluddin Rumi-

Begitulah ungkap pujangga muslim bernama rumi itu !

Aku hanya berpura – pura menutupi semua pemandangan menyedihkan yang kumiliki
Terlebih lagi ketika kuingat tentang impian,cinta dan kehidupan ku kini

Diam ku mungkin tak bisa merubah semua,tapi diam ku hanyalah untuk mereda luka

Tak ingin ku mencampur baur semua perasaan gundah dan gelisah yang sering kuterima
Tak mau ku tunjukkan semua luka yang menganga

Continue reading This love