SYAIR SANG MALAM

Dengan tangan yang menahan sakit

Kucurahkan semua perasaan dalam hatiku pada lembaran kertas usangku

Meski tulisan kubtak begitu indah dan mudah tuk di eja

Tapi ketahuilah…

Perasaan legaku saat mencurahkan semua hal yang ada dalam hatiku menghapuskan rasa sakitku

Dengan tangan yang terluka ini

Aku kembali membuka memori lamaku 

Kenangan yang penuh perjuangan yang takkan terlupakan

Semua begitu membanggakan kala aku mampu menghadapi semua kesulitanku

Kenangan itu kan jadi pengingatku

Ia kan jadi penyemangatku dalam keletihanku

Oh sang angin malam 

Berhembuslah lembut malam ini dalam panas udara yang menyesakkan

Karna aku tahu tiap-tiap belai lembut sapaan mu adalah tanda kau sedang menemaniku

Menemani hati yang mulai tertantang dalam imaginasi

Menyelesaikan misi teka-teki yang mengoyak pikiran dan jiwa

Wahai sang langit malam

Aku tahu kegelapan telah menjadi warna mu

Akan tetapi …

Terkadang kau tunjukkan apa itu hiasan sang permadani malam

Yang berkilauan dan terang benderang

Membakar semua kegelisahan dan mengubahnya menjadi ketenangan

Aku tahu kau bersamaku

Dalam tiap-tiap puisi malam ku

This love

Meskipun aku diam tenang bagai ikan,tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan”

-Jalaluddin Rumi-

Begitulah ungkap pujangga muslim bernama rumi itu !

Aku hanya berpura – pura menutupi semua pemandangan menyedihkan yang kumiliki
Terlebih lagi ketika kuingat tentang impian,cinta dan kehidupan ku kini

Diam ku mungkin tak bisa merubah semua,tapi diam ku hanyalah untuk mereda luka

Tak ingin ku mencampur baur semua perasaan gundah dan gelisah yang sering kuterima
Tak mau ku tunjukkan semua luka yang menganga

Continue reading This love